8 Warisan Budaya Indonesia yang Diakui UNESCO, Wajib Dikenali

Indonesia adalah sebuah negara dengan warisan budaya yang kaya untuk melestarikan nilai-nilai penting bagi masyarakat Indonesia. Perlu diketahui bahwa terdapat beberapa budaya Indonesia yang diakui UNESCO dan mendunia.

Warisan budaya saat ini dapat dibagi menjadi dua jenis berdasarkan aspek terwujudnya, warisan budaya takbenda dan warisan budaya berwujud. Di bawah ini adalah beberapa contoh budaya Indonesia yang diakui unesco, diantaranya:

1. Seni Pencak Silat

Di negara Indonesia, pencak silat berkembang dengan berbagai aliran. Awalnya, pencak silat dikenal di seluruh dunia saat para aktor laga Indonesia mulai menunjukkan bakatnya di pentas internasional.

Seni pencak silat telah resmi terdaftar dalam daftar Komite Antar Pemerintahan UNESCO. Demikian disampaikan Direktur Cagar Budaya dan Diplomasi Budaya, Nadjamuddin Ramly.

2. Alat Musik Angklung (Anjungan)

Berasal dari Jawa Barat, alat musik bambu ini disebut angklung atau anjungan. Alat musik ini tentunya terkenal dengan keunikannya, karena untuk memainkan alat musik ini pemain angklung harus menggoyangkannya untuk mengeluarkan atau menghasilkan suara tertentu.

Bahkan kota Bandung sendiri memiliki museum angklung yang bernama Saung Angklung Udjo, berkat alat musik angklung ini. Sejak tahun 2010, UNESCO sudah mengakui alat musik angklung tersebut.

3. Tari Saman dari Aceh

Masyarakat Gayo, Aceh, mempunyai salah satu jenis tarian yang menjadi bagian dari tradisi yang bernama tari saman. Sejak tahun 2011, unesco mengakui bahwa tari saman telah menjadi bagian dari warisan budaya tak benda.

Tari Saman biasanya dibawakan oleh sekelompok pria yang karakteristik gerakannya berbeda-beda. Biasanya tarian ini dipertunjukkan dalam upacara keagamaan. Namun tidak seringkali, tari saman ini dipertunjukkan di Istana Negara untuk menghormati hari-hari besar nasional.

4. Senjata Tradisional Keris

Pada tahun 2008 dalam ICH UNESCO, senjata keris merupakan senjata tradisional dari pulau Jawa yang masuk dalam kategori tersebut, meski baru dideklarasikan pada tahun 2015. Senjata tradisional keris ini masuk dalam daftar perwakilan.

Senjata keris dipakai baik dalam upacara-upacara khusus atau dalam kehidupan sehari-hari. Diturunkan dari generasi ke generasi, umumnya sebagai pusaka, keris juga dapat digunakan sebagai aksesoris pakaian adat.

5. Tarian Khas Bali

Pada tahun 2015, ada 3 genre tarian Bali yang tersedia dalam daftar ICH UNESCO. Tiga jenis tari Bali tersebut mencakup tarian sakral atau resmi, tarian semi sakral dan tarian hiburan.

Kerap-kali tarian bali ini tidak lepas dengan upacara Bali dan identik dari beberapa ritual penting yang sudah menjadi tradisi. Oleh karena itu, bagian dari seni tarian ini sering membuat salah satu daya pikat tersendiri untuk wisatawan mancanegara maupun lokal yang berkunjung.

6. Kain Batik

Budaya Indonesia yang diakui unesco selanjutnya yaitu batik. Batik merupakan kain dengan berbagai corak dan merupakan salah satu kebanggaan pulau ini. Sejak 2 Oktober 2009 telah menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO untuk Budaya Lisan dan Takbenda.

Sampai saat ini, batik telah menjadi bagian dari kostum nasional maupun mancanegara dan sudah sering digunakan. Siapapun dapat dengan mudah menampilkan unsur batin dan menggunakannya dalam situasi yang berbeda. Namun sebelumnya, kain batik dianggap sebagai warisan yang lebih sakral atau suci.

7. Seni Pertunjukan Wayang Kulit dari Tanah Jawa

UNESCO menyatakan wayang kulit dari tanah jawa sebagai salah satu warisan budaya terindah dan berharga di Indonesia tahun 2003. Selama ini, dapat ditemukan di sekitar pulau Jawa pertunjukkan wayang kulit ini.

Pertunjukkan wayang kulit dari tanah jawa juga biasanya dipentaskan di beraneka ragam seperti khitanan, pernikahan, atau bentuk tahunan dari hiburan lokal di suatu pedesaan. Tradisi atau budaya pertunjukkan wayang kulit ini juga sering dikaitkan dengan penyaluran agama dan berbagai nilai moral yang berbeda.

8. Alat Musik Gamelan dari Indonesia

Bersamaan dengan alat musik angklung, pada tahun 2014, UNESCO mengakui bahwa alat musik gamelan menjadi salah satu warisan atau aset budaya Indonesia. Biasanya alat musik gamelan ini dimainkan secara ansambel atau satu set yang mencakup beberapa alat musik lain seperti kendang, saron, gong, dan gambang.

Dimainkan dengan cara dipukul atau perkusi di semua instrumen dari gamelan tersebut. Pada awalnya, semua instrumen dari gamelan tumbuh pada masa Hindu-Buddha dan biasanya digunakan sebagai pengiring lakon wayang, lagu/instrumen, ataupun tarian.

Itulah beberapa budaya indonesia yang diakui unesco yang berhasil mendunia. Begitu banyak warisan budaya yang berharga milik bangsa Indonesia. Oleh karenanya, sebagai bagian dari warga negara Indonesia, agar selalu menjaga serta melestarikan budaya-budaya tersebut agar tidak punah tergerus zaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *